Lompat ke konten
Home » Blog » Tren Lanyard 2026: Fungsional, Ramah Lingkungan, dan Berkarakter

Tren Lanyard 2026: Fungsional, Ramah Lingkungan, dan Berkarakter

Setelah tahun 2025 didominasi gaya minimalis dan elegan, tren lanyard di tahun 2026 berkembang lebih jauh. Ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga pengalaman pengguna, nilai keberlanjutan, serta identitas merek yang lebih kuat. Perusahaan dan penyelenggara acara kini menyadari bahwa lanyard bukan lagi sekadar aksesori, melainkan bagian dari sistem identitas profesional yang digunakan berjam-jam, bahkan setiap hari. Di era digital dan dengan kesadaran lingkungan yang meningkat, desain lanyard 2026 bergerak ke arah yang fungsional, personal, dan ramah lingkungan.

lanyard qrcode
lanyard qrcode

Tren Lanyard 2026, Bukan Lagi Aksesori Pelengkap

Saat ini hampir semua acara seperti seminar, pameran, konser, kantor, rumah sakit, hingga kampus menggunakan ID card. Ini membuat lanyard menjadi salah satu barang yang paling terlihat dalam sebuah acara. Dalam foto dokumentasi, video promosi, dan unggahan Instagram peserta, lanyard selalu terlihat. Karena itu, banyak merek mulai memperlakukan lanyard sebagai bagian dari strategi identitas visual, sama pentingnya dengan backdrop, booth, atau seragam staf. Lanyard yang tepat dapat memberi kesan:

  • perusahaan lebih profesional
  • acara lebih teratur
  • merek lebih mudah diingat

 

1. Material Ramah Lingkungan

Ini adalah perubahan terbesar di 2026. Banyak perusahaan mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Akibatnya, vendor lanyard juga beralih ke bahan ramah lingkungan seperti:

  • RPET (daur ulang botol plastik)
  • katun woven
  • serat bambu
  • polyester daur ulang

Selain baik untuk lingkungan, untuk tren lanyard 2026, penggunaan bahan ramah lingkungan juga meningkatkan citra merek. Perusahaan yang menggunakan lanyard ramah lingkungan dianggap lebih peduli dan modern, terutama di mata generasi muda dan komunitas profesional global. Bahkan beberapa acara kini menampilkan tulisan kecil di lanyard: “Made from recycled materials” dan ini menjadi nilai jual.

 

2. Warna Soft dan Earth Tone

Jika 2025 didominasi monokrom seperti hitam, putih, dan navy, maka 2026 beralih ke warna yang lebih hangat dan natural. Warna yang populer:

  • sage green
  • olive
  • sand beige
  • terracotta
  • muted blue
  • mocha brown

Alasannya sederhana; warna earth tone terlihat lebih premium di kamera dan tidak mencolok di foto acara. Selain itu, warna ini cocok untuk hampir semua industri, dari perusahaan teknologi hingga merek kopi. Tren ini juga dipengaruhi desain interior modern dan gaya corporate aesthetic yang lebih ramah.

 

3. Micro Branding

Di 2026, branding besar dan mencolok mulai ditinggalkan. Bukan berarti logo hilang; logo tetap ada, tetapi lebih halus. Ciri-cirinya:

  • logo kecil
  • posisi berjauhan
  • tidak memenuhi seluruh tali
  • kadang hanya ikon tanpa teks

Konsep ini disebut micro branding. Tujuannya bukan lagi untuk “meminta orang membaca” tetapi untuk “membuat orang mengenali”. Merek besar sekarang lebih percaya pada pengenalan visual daripada tulisan panjang.

 

4. Lanyard Multifungsi

Di 2026, lanyard harus memiliki fungsi tambahan. Tidak cukup hanya untuk menggantung ID card. Fitur yang mulai populer:

  • slot kartu RFID atau akses pintu
  • tempat kartu NFC
  • holder handphone ringan
  • quick release buckle
  • loop kunci
  • card protector transparan tebal

Alasannya karena kantor modern dan acara besar kini menggunakan sistem akses digital. Satu lanyard bisa berfungsi untuk masuk gedung, absensi, akses ruangan, pembayaran, dan networking. Ini berarti lanyard berubah dari aksesori menjadi perangkat kerja harian.

 

5. Safety dan Ergonomi Jadi Standar

Di 2026, aspek keamanan bukan lagi tambahan tetapi sudah menjadi kewajiban. Fitur yang hampir selalu diminta:

  • safety breakaway
  • pengait anti karat
  • bahan yang tidak melukai leher
  • ringan dipakai delapan hingga sepuluh jam

Perusahaan mulai sadar bahwa staf kantor, tenaga medis, teknisi, dan panitia acara memakai lanyard sepanjang hari. Jika tidak nyaman, produktivitas akan turun.

 

6. Personalisasi dan Desain Terbatas

Tren baru yang berkembang adalah bahwa lanyard tidak selalu harus seragam. Beberapa perusahaan dan komunitas mulai membuat:

  • lanyard dengan warna berbeda untuk tiap divisi
  • lanyard khusus VIP
  • edisi untuk acara tertentu
  • edisi kolektor

Tujuannya adalah meningkatkan rasa kepemilikan. Peserta bahkan menyimpan lanyard sebagai kenang-kenangan, bukan membuangnya seperti dulu. Di beberapa pameran besar, lanyard bahkan menjadi merchandise.

 

7. Teknologi Mulai Masuk

Ini adalah tren awal tetapi sangat menjanjikan. Beberapa acara internasional mulai mengintegrasikan QR code pada lanyard atau NFC tag untuk tukar kontak atau akses aplikasi acara. Peserta cukup mengetuk kartu ke ponsel untuk bertukar profil, mengunduh brosur, atau mengikuti media sosial merek. Ini berarti lanyard menjadi jembatan antara acara offline dan pengalaman digital.

 

Kesimpulan

Tren lanyard 2026 menunjukkan perubahan besar yakni lanyard tidak lagi sekadar tali ID card. Sekarang lanyard adalah kombinasi dari media branding, alat kerja, identitas profesional, dan bahkan teknologi interaktif. Ciri utama tren 2026:

  • ramah lingkungan
  • warna natural
  • branding halus
  • multifungsi
  • nyaman untuk pemakaian lama
  • dapat terhubung digital

Di era dokumentasi media sosial dan sistem kerja modern, detail kecil seperti lanyard dapat memberi kesan besar. Perusahaan yang memperhatikan detail ini akan terlihat lebih profesional, modern, dan terpercaya. Akhirnya, sebelum orang membaca profil perusahaan Anda, mereka lebih dulu melihat apa yang tim Anda pakai.

 

Kitakasilanyard.co.id adalah vendor lanyard terpercaya yang selalu mengikuti perkembangan tren lanyard dari waktu ke waktu. Hubungi kami sekarang untuk kebutuhan lanyard Anda.